You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PMI Jaksel Suplai 5.000 Liter Air Bersih Bagi Warga Pengungsi Banjir di GOR Pancoran dan Rusunawa Pe
photo Rezki Apriliya Iskandar - Beritajakarta.id

PMI Jaksel Suplai 5.000 Liter Air Bersih Bagi Pengungsi Banjir

Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan memberikan bantuan berupa distribusi air bersih bagi warga terdampak banjir yang masih mengungsi di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Pancoran dan Rusunawa Pengadegan Timur.

Hari ini kita distribusikan 5.000 liter air bersih,

"Hari ini kita distribusikan 5.000 liter air bersih di GOR Pancoran dan Rusunawa Pengadegan Timur untuk kebutuhan Mandi Cuci Kakus (MCK)," ujar Dedet Mulyadi, Humas PMI Jakarta Selatan, Selasa (7/1).

Dedet mengatakan, pihaknya juga berkoordinasi dengan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan dalam pendistribusian air bersih ini.

Pasca Banjir, Pemprov DKI Gelar Kerja Bakti Bersama Warga

"Teknisnya selang air dari tangki air bersih di mobil PMI dihubungkan ke mobil pemadam lalu disalurkan ke toren di GOR Pancoran dan Rusunawa Pengadegan Timur," ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam pendistribusian air bersih di Pengadegan ini, pihaknya mengerahkan 15 petugas PMI Jakarta Selatan. Bantuan ini masih akan terus disalurkan sampai proses tanggap darurat selesai.

"Kalau masyarakat masih membutuhkan air bersih akan kita tambah lagi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29431 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2178 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1206 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye962 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye959 personFakhrizal Fakhri